Ada seorang anak kancil dia sedang duduk termenung di tepi sungai,,sang ibu kancil bertanya kepada anaknya “apa yang sedang kamu pikirkan? Kenapa wajahmu begitu muram??? Anak kancil menjawab “kenapa ikan bisa berenang wahai ibu?? Dan kenapa ikan itu bisa bernafas dalam air padahalkan di air itu tidak ada udara yang dapat di hirup?
Sang ibu tersenyum mendengar pertanyaan anaknya, dengan lembut sang ibu menjelaskan “ ikan dapat berenang karena ikan mempunyai sirip yang membuatnya bisa berenang dan dia mempunyai sisik untuk mempermudahkannya bergerak dalam air, ikan habitatnya adalah di air, sebenarnya dalam air pun ada udara tetapi udara itu dapat dihirup oleh hewan yang hidupnya dalam air,,
Sang anak bertanya dengan tergesa-gesa “kenapa kita tidak bisa bernafas dalam air ibu? Bukankah sama udara yang ada didarat dan di dalam air? Sang ibu pun menjelaskan dengan sabar “ hewan yang hidup dalam air bernafas dengan insan sedangkan kita bernafas menggunakan paru-paru,,itulah perbedaannya! Allah menciptakan makhluknya sesuai dengan tempat hidupnya dengan segala bentuk kenikmatan untuk makhluk tersebut. Seharusnya kita bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan pada kita, ada makhluk yang tidak seberuntung kita, mereka hidup dalam keadaan terancam, mereka harus berjuang untuk hidup mereka, contoh seekor ular harus mencari mangsa untuk makannya, tak terbayangkan oleh kita bagaimana cara menangkap mangsa yang bergerak! Tetapi Allah sudah menetapkan rizki bagi masing-masing makhluknya! Tinggal makhluknya sendiri yang harus berusaha untuk mendapatkan rizki itu.
Bagimana anakkku apakah kamu sudah paham? tanya sang ibu kancil. “ya ibu saya sekarang sudah mengerti, saya akan lebih bersyukur atas nikmat yang telah saya dapatkan dan akan terus berusaha untuk dapat berbuat yang terbaik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar